Senin, 04 Maret 2013

November 2012 : Ragam Pesona Pulau Lombok (1)



Pulau lombok bagi sebagian besar masyarakat pecinta keindahan alam mungkin sudah sangat familiar karena pulau lombok menyimpan berbagai keindahan alam maupun keunikan budaya yang terpelihara dengan baik oleh masyarakat di Pulau Lombok.

Beruntung kami bersama rombongan rekan rekan kantor dan keluarga dapat menginjakkan kaki di Pulau Lombok. Keindahan Pulau Lombok sudah dapat kami nikmati sejak pesawat hendak mendarat, deretan pulau-pulau kecil yang dikelilingi air laut yang berwarna hijau dan biru sungguh suatu pemandangan yang sangat indah. Bukit-bukit yang masih tertutup pepohonan berwarna hijau sangat menyejukkan pandangan mata.

Desa Rambitan

Sejenak menginjakkan kaki di Bandar udara Lombok, hawa panas cukup menyengat tapi tidak membuat kami mengeluh karena kami yakin sebentar lagi pasti ada pemandangan menarik yang dapat menyejukkan mata. Selepas dari Bandara kami langsung menuju Desa Rambitan (Sade) perkampungan tradisional suku Sasak yaitu penduduk asli Pulau Lombok, dimana di perkampungan tersebut masih sangat terjaga  adat istiadat, Rumah tradisional, lumbung padi, kerajinan tenun sasak dan sebagainya. Para tamu di perkampungan tersebut diijinkan untuk masuk, berkomunikasi dengan masyarakat, melihat cara membuat tenun, berbelanja kerajinan tangan suku Sasak bahkan diijinkan untuk berfoto ria.

Rumah adat :




Hasil kerajinan :




Sepanjang perjalanan yang kami lalui terlihat banyak bangunan masjid, sehingga  memberi gambaran bahwa masyarakat setempat sangat religius dan hal tersebut terbukti pada saat kami berhenti di salah satu masjid untuk menunaikan sholat jum’at masjidpun penuh dengan jamaah yang menunaikan sholat jum’at.

Pantai Kuta

Setelah dari kampung tradisional suku Sasak dan menunaikan sholat jum’at, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Kuta. Meskipun nama pantai sama dengan yang berada di Pulau Bali tapi pemandangan yang disajikan sangat berbeda, karena Pantai Kuta disini belum seramai Pantai Kuta Bali sehingga Pantai Kuta Lombok benar benar menyajikan pemandangan yang masih sangat alami. Pantai Kuta berpasir putih bersih dan berkristal dan terdapat batu-batu karang di pinggir pantai. Pemandangan alamPantai Kuta Lombok sungguh mempesona, saya membayangkan betapa indahnya pantai tersebut pada saat pagi atau sore hari saat matahari atau terbenam, namun sayang sekali saya belum berkesampatan bisa mendapatkan foto-foto pada saat sunrise maupun saat sunset.






Selain keindahan  alam, seperti tempat wisata lainnya di Pantai Kuta ini juga banyak penjual kelapa muda yang sangat pas untuk dinikmati di pantai yang suhunya cukup panas. Disamping itu banyak juga yang menawarkan dagangan kain khas lombok.




Desa Banyumulek

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju sentra industri gerabah. Industri gerabah di Desa Banyumulek  ini sudah cukup maju karena sudah menerapkan standar produk untuk  ekspor.

Sayang sekali pada saat kami sampai di tempat tujuan sudah sore sehingga kami tidak bisa melihat langsung aktivitas pembuatan gerabah secara langsung jadi kami hanya bisa berkunjung ke show room.



Berbagai macam produk berbahan dasar tanah liat dapat dihasilkan di sentra industri gerabah ini dan yang menarik produknya sudah ada sentuhan modern karena memang sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan ekspor.
 
Desa Sukarara

Kain Tenun atau kain songket khas lombok merupakan salah satu ikon Pulau Lombok.  Salah satu penghasil kain tenun khas lombok yaitu Desa Sukarara, bila kita berkunjung ke desa tersebut maka kita dapat mengunjungi showroom pembuatan kain tenun termasuk berbagai macam jenis dan corak kain tenun khas lombok. Di tempat tersebut kita dapat mencoba peralatan pembuatan kain tenun dan dapat berbelanja kain tenun khas lombok dan berbagai kerajinan tangan khas lombok lainnya.



Kerajinan Mutiara

Lombok juga dikenal sebagai pengasil kerajinan mutiara, baik mutiara bernilai ratusan juta yang ditawarkan di showroom, bernilai jutaan rupiah yang ditawarkan di toko perhiasan, maupun yang berharga puluhan ribu yang ditawarkan oleh pedagang pedagang kaki lima dan pedagang asongan..... silahkan pilih semua tersedia  mau yang asli atau mungkin mau yang palsu (imitasi)... dipilih dipilih dipilih ....



Kuliner 

Bagi yang memiliki kegemaran makan dengan sensasi pedas, harus mencoba ayam bakar taliwang. Ayam bakar taliwang ini memang sudah banyak tersedia di kota lain di luar Pulau Lombok, namun makan ditempat asalnya resep masakan tersebut tentunya menjadi pengalaman yang menarik.

Masih banyak ceritanya ...Bersambung aja ya ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar